Evilution, Part 13

Alasan utamaku keluar kota kali ini adalah untuk memperlihatkan pada
klien bahwa kita menghargai bisnis mereka. Ada yang mereka khawatirkan
tentang kontrak sebelumnya, tapi setelah dinner, semuanya berhasil kita
selesaikan dan bisnis kita kedepannya terlihat lebih menjanjikan.

Ditengah masakan Italia dan wine Italia yang sempurna, Jack, salah satu
wakil direktur diperusahaan kami, menanyaiku tentang kabar isteriku.
Dia pernah bertemu Amanda satu kali dan selalu bertanya tentangnya
setiap kali kami bertemu. ‘Kamu benar-benar mendapat durian runtuh’,
aku ingat komentarnya.

“Dia baik-baik saja,” jawabku.
“Jika aku menikah dengan wanita seperti itu, akan kuajak kemanapun aku
pergi,” katanya, menjilat dengan cepat setetes wine dibibir bawahnya.
“Aku juga hampir melakukannya.” candaku.
“Kamu tahu apa yang mereka bilang: Saat sang kucing pergi…” dia tak meneruskan kalimatnya, yang kutahu kelanjutannya.

Sejujurnya aku mencurigai ‘si tikus’ sedang bermain-main malam ini. Dia
pernah satu kali bermain-main dibelakangku, aku sangat yakin akan itu.
Meskipun itu separuh kesalahanku. Kupinta dia menemani seorang klien
untuk berkeliling kota. Si klien tak tahu kalau dia isteriku dan
belakangan dia memberitahukanku kalau dia mendapatkan saat-saat yang
hebat bersamanya, meskipun tidak dia ungkapkan dengan jelas, aku faham
apa maksudnya. Aku bukan orang bodoh.

Yang jadi masalah, setelah ‘kencan’ dengan Charles tersebut, kehidupan
seks kami berubah jadi penuh gairah, Jadi apa yang harus kulakukan?
Merusak itu semua? Aku tak mau kembali ke Amanda yang lama, yang pergi
tidur dengan pakaian tidur flanelnya dan tak pernah tertarik untuk
menghisap penisku, atau saat kami bercinta, hanya mau dengan satu cara,
aku di atas, dia di bawah.

Amanda yang ‘baru’ penuh kejutan. Dia lebih bersuara, dia sering
memakai sesuatu yang seksi ke atas ranjang. Atau kadang tak memakai
apapun. Sekarang, malam ini, dia sedang pergi keluar, ke tengah pusat
kota dengan temannya yang banal, Marsha. Aku yakin keduanya akan
menemukan sesuatu yang cukup ‘nakal’ untuk dilakukan. Aku hanya
berharap kalau dia akan menjaga diri dan tak terlalu banyak
mengkonsumsi alkohol.

*****

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: